Pemerintah NTB Optimalkan Pemanfaatan Aset

Admin | Buat pada 2017-06-16 11:25:17

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerjasama dengan perusahaan swasta untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset berupa lahan nganggur. "Tujuannya untuk menambah penghasilan dalam APBD," kata Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi pada saat penandatangan nota kesepahaman, Senin, 10 Juni 2013.

Tiga kelompok usaha yang sudah dinyatakan lolos fit and propertes adalah PT Lombok Plaza, PT Alhambra Internasional, dan PT Varindo Lombok Inti. Mereka diberikan waktu selama setahun untuk menyelesaikan detail engineering design (DED), dan segera melakukan pembangunannya.

Selain itu, sebagai jaminan keseriusannya, mereka harus menyetorkan dana sebanyaklimapersen dari total nilai investasi. Adapun kerjasama berupa pola build over taker (BOT) untuk jangka waktu 30 tahun.

PT Lombok Plaza mendapat hak mengelola tanah seluas 3,2 hektar di Jalan Bung Karno, Mataram. Dengan investasi Rp 360 miliar, akan dibangun fasilitas bisnis yang terintegrasi. Di antaranya hotel bintang empat 18 lantai dengan 388 kamar, serta empat penthouse.

Juga dibangun 360 unit apartemen di gedung 18 lantai dilengkapi empat kolam renang. Bahkan dilengkapi lantai convention center dua lantai yang dapat menampung 5.000 orang, serta empat lantai trade center. "Di Lombok selama ini belum ada fasilitas yang terintegrasi," kata Direktur Utama PT Lombok Plaza Dolly Suthajaya Nasution.

PT Alhambra Internasional mengelola tanah lebih dari 10 ribu meter persegi di Jalan Udayana, Mataram. Perusahaan ini akan membangun hotel syariah enam lantai dengan 196 kamar executive dan 20 kamar suite, yang dilengkapi 18 lokal kuliner dan 18 lokal perkantoran. Nilai investasinya Rp 75 miliar. "Kami akan membangun hotel dan enclave business selama 15 bulan," ujar salah seorang pimpinan perusahaan.

Adapun PT Varindo Lombok Inti mengelola tanah 200 meter persegi, lahan bekas dua rumah pimpinan DPRD NTB, di Jalan Pejanggik, Mataram. Di lokasi tersebut akan dibangun rumah kantor tiga lantai, yang masing-masing berisi 15 unit. "Kami menyiapkan investasi hingga Rp 11,4 miliar," ucap Management Representative PT Varindo Lombok Inti Kusnardi.

Berita Terkini

indexs

Suasana Haru Perpisahan TGB sebagai Gubernur

Masa jabatan Tuan Guru Bajang (TGB) TGH Muhammad Zainul Majdi dan H Muhammad Amin sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) berakhir pada Senin (17/9). Suasana haru mewarnai pelepasan Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) yang telah resmi meletakkan jabatannya sebagai Gubernur NTB.

Ribuan warga, pelajar, santri, dan PNS beramai-ramai melepas purnatugas Tuan Guru Bajang (TGB) TGH Muhammad Zainul Majdi dari Kantor Gubernur NTB menuju Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram tempat acara dipusatkan.
Turut hadir dalam pelepasan 10 tahun kepemimpinan TGB TGH Muhammad Zainul Majdi itu, Wakil Gubernur NTB periode 2008-2013, H Badrul Munir dan Wakil Gubernur NTB periode 2013-2018 H Muhammad Amin.

Pada kesempatan itu TGB, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat NTB, baik dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tuan guru, anak muda NTB, santri, dan para Bupati/ Wali Kota yang telah berikhtiar bersama membangun NTB, sehingga dapat berkembang seperti saat ini.


Selain menyampaikan terima kasih, TGB juga menghaturkan permintaan maaf apabila ada sesuatu hal, bahkan mungkin banyak hal yang kurang tepat baik dari kebijakan, perilaku atau apapun selama 10 tahun menjabat Gubernur NTB.


Meski tak lagi menjabat sebagai Gubernur, TGB bertekad akan terus memberikan yang terbaik dan membantu agar NTB bisa semakin maju ke depan.

[selengkapnya]