Penghargaan Atas WTP 6 Kali Berturut-turut

Admin | Buat pada 2017-09-15 11:22:51

Penerimaan Penghargaan

Kembali Gubernur Nusa Tenggara Barat Bapak Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, M.A menerima penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini penghargaan itu diterima oleh Bapak Gubernur yang diberikan langsung oleh menteri keuangan atas keberhasilan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam mempertahankan opini BPK RI WTP selama 6 tahun (2011-2016) secara berturut-turut.

Penerimaan penghargaan itu disampaikan pada rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah tahun 2017 pada tanggal 14 september 2017 di gedung Dhanapala kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Selain menerima Penghargaan, Bapak Gubernur Nusa tenggara Barat pada kegiatan tersebut ditunjuk sebagai salah satu narasumber dengan tema "Pengelolaan Keuangan yang Kredibel Menuju Indonesia Sejahtera", dalam materinya pak gubernur menyampaikan upaya Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam Mewujudkan Pengelolaan Keuangan daerah yang kredibel. selain itu, gubernur juga menjelaskan program-program pembangunan yang telah dan sedang dikerjakan oleh pemerintah provinsi nusa tenggara barat dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. selain itu juga dijelaskan upaya-upaya pemerintah provinsi N usa Tenggara Barat dalam memastikan program-program pembangunan daerah telah dilaksanakan sesuai ketentuan dalam pengelolaan keuangan negara serta memaparkan bukti-bukti nyata kontribusi pengelolaan keuangan daerah yang kredibel terhadap percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat di provinsi Nusa Tenggara Barat.

Berita Terkini

indexs

LELANG HEWAN TERNAK/SAPI MILIK PEMERINTAH PROVINSI

Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bima kembali melaksanakan Lelang Non Eksekusi Wajib BMD berupa hewan ternak/sapi di Wilayah Kabupaten Sumbawa dengan tertib dan lancar,  Selasa (11/12/2018) siang.

 

Pelelangan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintah Provinsi NTB dilakukan karena hewan ternak/sapi sudah tidak produktif/afkir dan untuk mengurusnya perlu biaya operasional yang besar. Adapun hewan/ternak sapi yang dilelang berjumlah 37 ekor hewan ternak/sapi dan dibagi menjadi 8 (delapan) paket. Ternak sapi yang dilelang merupakan barang milik daerah yang tercatat dalam daftar barang milik daerah pada UPTD Balai Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak Serading Sumbawa. Dalam kegiatan lelang ini berhasil menjual seluruh paket lelang atau 8 (delapan) paket lelang, dengan jumlah hewan ternak/sapi sebanyak 34 ekor yang terdiri dari 30 ekor sapi betina dan 4 ekor sapi jantan.

[selengkapnya]