Rapat Paripurna TAPD 2019

Admin | Buat pada 2020-06-11 17:11:18



RAPAT PARIPURNA DPRD DENGAN AGENDA SIDANG PENJELASAN GUBERNUR TERHADAP RANPERDA PERTANGGUNGJAWABAN  PELAKSANAAN APBD TA 2019.

 

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menghadiri rapat paripurna DPRD Provinsi NTB dengan agenda sidang penyampaian pidato penjelasan Gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah Pertanggunjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 di Ruang Rapat Paripurna DPRD NTB, pada Kamis 11  Juni 2020 Pukul 10.00 Wita.

Dalam pidatonya, Gubernur NTB menyampaikan bahwa sesuai amanat peraturan perundang-undangan Kepala Daerah wajib menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah, tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, kepada DPRDpaling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Rancangan Peraturan Daerah dimaksud, memuat Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang disusun  berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual. Gubernur NTB, juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTB, kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang ke- 9 (sembilan) kalinyasecara berturut-turut terhitung sejak tahun 2011 s/d 2019, dari BPK RI atas LKPD Tahun 2019. Prestasi ini merupakan hasil dari kerjasama yang harmonis pemerintah daerah dengan pihak legislatif, baik dalam proses perencanaan, penganggaran maupun pelaksanaannya, serta pengawasan pemerintahan.  

Masih dalam pidatonya, Gubernur NTB juga menyampaikan secara singkat Laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Provinsi NTB TA. 2019, dimana dari sisipendapatan daerah direncanakan sebesar 5,403 triliun rupiah, terealisasi sebesar 5,197 triliun rupiah atau 96,18%. Realisasipendapatan tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar4,00% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 4,941 triliun rupiah. Sedangkan dari sisi belanja daerah, pada tahun2019 direncanakan sebesar 4,710 triliun rupiah, terealisasi sebesar 4,375 triliun rupiah atau 92,89%. Adapun dari sisipembiayaan daerah, pada tahun 2019 direncanakan sebesar95,783 milyar rupiah, terealisasi sebesar 95,360 milyar rupiah atau 99,56%. SiLPA tahun angaran 2019 sebesar 144,929 milyar rupiah, mengalami peningkatan sebesar 49,809 milyarrupiah atau 52,37% bila dibandingkan dengan SiLPA TahunAnggaran 2018 yaitu sebesar 95,119 milyar rupiah.

Dalam akhir pidatonya, Gubernur NTB menyampaikan bahwa, penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan, di Provinsi NTB pada tahun anggaran 2019, telah memberikan hasil dan manfaat, serta mengalami kemajuan bagi masyarakat dan wilayah NTB. Namun ditengah wabah Pandemi Covid-19, Gubernur NTB berharap kerja keras dan kerjasama aktif semua pihak untuk tetap dapat mengatasi dan mempertahankan capaian-capaian positif yang telah diraih.  ​​

Berita Terkini

indexs

SiTATIK dan LAS NTB

Hari ini Kamis 2 Juli 2020, Kepala BPKAD Provinsi NTB melakukan presentasi dihadapan Wakil Gubernur NTB terkait pentingnya pengelolaan aset daerah. Dalam paparannya, Kepala BPKAD Provinsi NTB yang didampingi oleh Kepala UPTB Pemanfaatan dan Pengamanan Aset menyampaikan terkait Strategi dan Langkah Pemanfaatan dan Pengamanan Aset Daerah guna lebih mengoptimalkan potensi dari aset-aset yang dimiliki. 

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan 2 (dua) penerapan inovasi baru terkait pengelolaan aset, yang pertama adalah penerapan Sistem Informasi Temu Arsip Tiga Detik yang disingkat SiTATIK. Manfaat dari penerapan sistem informasi tersebut tergambar jelas dari nama yang disematkan, yakni menemukan arsip aset yang dicari dalam waktu 3 detik. Kecepatan dalam menemukan arsip yang dicari merupakan suatu hal yang mutlak dalam era digitalisasi saat ini khususnya jika dikaitkan dengan upaya untuk pemanfaatan aset tersebut yang nota bene merupakan  arsip penting terkait aset-aset yang dikuasai oleh Pemerintah Provinsi NTB. 

Inovasi berikutnya yang dipaparkan dalam kesempatan tersebut adalah “Lapak Aset NTB” yang disingkat LAS NTB. Inovasi ini berkaitan dengan upaya BPKAD Provinsi NTB untuk menyebarluaskan kepada publik mengenai aset-aset milik Pemerintah Provinsi NTB yang siap dikerjasamakan dengan pihak ketiga untuk dapat dimanfaatkan secara optimal. Masyarakat dapat mengakses domain http://lapakaset.ntbprov.go.id/ untuk dapat mengetahui aset-aset apa saja yang saat ini tersedia di lapak.
Ibu Wakil Gubernur NTB memberikan apresiasi yang sangat baik terhadap inovasi yang disampaikan oleh Kepala BPKAD. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa pemanfaatan aset yang optimal dapat meningkatkan PAD sehingga akan memberikan multiplier effect bagi sendi-sendi kehidupan masyarakat.

[selengkapnya]