Sosialisasi PERGUB Tentang Perjalanan Dinas

Admin | Buat pada 2017-09-15 09:39:15

Sosialisi Pergub Tentang Perjalanan Dinas

Sosialisasi Peraturan Gubernur No. 24 Tahun 2017 Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Gubernur No. 1 Tahun 2015 Tentang Perjalanan Dinas yang dilaksanakan  pada tanggal 14 september tahun 2017 di hotel Lombok Raya, dibuka secara resmi oleh kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah provinsi Nusa Tenggara Barat yang diwakili oleh bapak Sekretaris BPKAD Prov NTB Drs. H. Zainul Islam, MM.

Dalam sambutannya Bapak Sekretaris BPKAD menyampaikan agar seluruh unsur dalam pemerintah daerah provinsi NTB terus menjaga komitmen untuk mewujudkan "NTB Zero Temuan" sehingga mampu mempertahankan opini BPK RI WTP pada tahun-tahun berikutnya.

Kegiatan Sosialisasi ini menjadi salah satu usaha untuk meningkatkan pemahaman kepada seluruh pelaksana anggaran dalam melaksanakan kegiatan khususnya berkenaan dengan belanja perjalanan dinas. selain itu kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan kesamaan persepsi/interpretasi atas ketentuan-ketentuan yang diatur dalam peraturan Gubernur tentang Perjalanan Dinas.

Narasumber kegiatan Sosialisasi ini adalah Bapak Drs. H. Zainul Islam, MM yang memaparkan materi substansi perubahan Peraturan Gubernur ini. Dalam pemaparannya, disebutkan bahwa latar belakang adanya perubahan Pergub ini adalah karena adanya penyesuaian atas peraturan Menteri keuangan No. 164/PMK.05/2015 tentang Tata Cara Pelaksanaan Perjalanan Dinas Luar Negeri dan Permendagri Nomor 29 Tahun 2016 tentang Pedoman Perjalanan Dinas Luar Negeri Bagi Aparatur Sipil Negara Kmendagri dan Pemerintah Daerah, KDH dan WKDH, Pimpinan dan Anggota DPRD. Selain itu, karena adanya Penyesuaian dengan kebutuhan-kebutuhan riil yang dapat menunjang percepatan pencapaian organisasi perangkat daerah.

Narasumber Kedua yaitu Bapak Drs. Ainuddin menyampaikan Materi tentang temuan-temuan yang berkaitan tentang belanja perjalanan dinas. Dalam pemaparannya, disebutkan bahwa masalah-masalah yang sering ditemukan adalah berkenaan dengan SPPD Fiktif dan SPJ Perjalanan Dinas Melebihi Ketentuan. 

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh OPD termasuk UPTD dari unsur Sekretaris dan Kepala Subbagian Keuangan selaku pejabat penatausahaan keuangan ini diharapkan mampu berkonstribusi untuk meningkatkan akuntabilitas belanja perjalanan dinas (eL).

Berita Terkini

indexs

Sosialisai Pergub Non Tunai

   Dalam surat edaran tersebut disebutkan bahwa implementasi transaksi non tunai dilaksanakan paling lambat tanggal 1 januari 2018. Pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat telah mengeluarkan peraturan Gubernur nomor 49 tahun 2017 tentang penerapan transaksi non tunai.

Dalam memenuhi amanat instruksi presiden nomor 10 tahun 2016 tentang aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi tahun 2016 dan tahun 2017 serta surat edaran menteri dalam negeri nomor 910/1866/SJ tentang implementasi transaksi non tunai pada pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat telah mengeluarkan peraturan Gubernur nomor 49 tahun 2017 tentang penerapan transaksi non tunai. Dan Pada tanggal 18 januari 2018 lalu telah dilaksanakan sosialisasi atas  peraturan Gubernur tersebut. Kegiatan yang dilaksanakan di gedung sangkareang komplek kantor Gubernur ini diikuti oleh seluruh Bendahara Penerimaan dan Bendaharan Pengeluaran lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. adapun  narasumbernya adalah Kepala Bidang perbendaharaan seta kasubbid pengelolaan kas BPKAD Prov. NTB dan dari PT. BANK NTB.

Dalam kesempatan itu disampaikan bahwa instruksi presiden no 10 tahun 2016 memuat 31 (tiga puluh satu) aksi dan salah satu aksi tersebut adalah percepatan implementasi transaksi non tunai di seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Aksi ini merupakan aksi ke 18 dengan tujuan untuk menekan korupsi pada tahap realisasi Anggaran Pembangunan dan Pengadaan Barang dan Jasa.

[selengkapnya]