Sosialisasi SE Gubernur Tentang Akhir Tahun

Admin | Buat pada 2017-11-15 09:13:03

 Menjelang Akhir Tahun Anggaran 2017 yang hanya tinggal 45 hari, BPKAD Prov. NTB Melaksanakan sosialisasi kepada seluruh OPD khususnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Penatausahaan Keuangan (Kasubbag Keuangan) terkait tentang langkah-langkah dalam menghadapi akhir tahun anggaran 2017. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 14 November 2017 di Gedung Graha Bhakti Praja Komplek Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat dan dibuka oleh Sekretaris BPKAD Bapak Drs. H. Zainul Islam, MM serta narasumber dari bidang perbendaharaan Bapak Drs. Syamsuddar, M.Ak dan Ibu Lale Ria Aryani, S.E.

Kegiatan ini penting mengingat sampai dengan per 13 november, realisasi belanja masih pada nilai 71,24% sehingga untuk mengejar realisasi dengan tenggang waktu yang cukup singkat membutuhkan perhatian khusus guna mengejar target realisasi. Dalam rangka percepatan peningkatan realisasi perlu adanya upaya-upaya untuk menjaga hal-hal yang dapat menimbulkan permasalahan dalam proses pencairan. 

Beberapa hal yang diterangkan dalam Sosialisasi itu diantaranya :

  1. Untuk SPM GU diajukan paling lambat tanggal 8 Desember 2017 pukul 16:00 WITA
  2. Untuk SPM TU diajukan paling lambat tanggal 12 Desember 2017 pukul 16:00 WITA
  3. Untuk SPM LS diajukan paling lambat tanggal 15 Desember 2017 pukul 17:00 WITA
  4. Sisa Uang persediaan dan tambahan uang persediaan yang masih ada pada bendahara pengeluaran baik tunai maupun dalam rekening bank disetor paling lambat tanggal 29 Desember 2017 pada jam operasional bank
  5. Pengaturan terhadap pekerjaan yang dilakukan secara kontraktual dan penyelesaiannya setelah tanggal 15 Desember 2017.

Melalui Kegiatan ini diharapkan OPD dapat memaksimalkan upaya-upaya dalam percepatan Realisasi fisik maupun keuangan dan tidak mengalami kendala atau masalah pada saat tutup buku di akhir tahun nanti.

Berita Terkini

indexs

LELANG HEWAN TERNAK/SAPI MILIK PEMERINTAH PROVINSI

Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bima kembali melaksanakan Lelang Non Eksekusi Wajib BMD berupa hewan ternak/sapi di Wilayah Kabupaten Sumbawa dengan tertib dan lancar,  Selasa (11/12/2018) siang.

 

Pelelangan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintah Provinsi NTB dilakukan karena hewan ternak/sapi sudah tidak produktif/afkir dan untuk mengurusnya perlu biaya operasional yang besar. Adapun hewan/ternak sapi yang dilelang berjumlah 37 ekor hewan ternak/sapi dan dibagi menjadi 8 (delapan) paket. Ternak sapi yang dilelang merupakan barang milik daerah yang tercatat dalam daftar barang milik daerah pada UPTD Balai Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak Serading Sumbawa. Dalam kegiatan lelang ini berhasil menjual seluruh paket lelang atau 8 (delapan) paket lelang, dengan jumlah hewan ternak/sapi sebanyak 34 ekor yang terdiri dari 30 ekor sapi betina dan 4 ekor sapi jantan.

[selengkapnya]